Jumat, 01 Juli 2016

Racun dalam Jiwa

Air mata membendung jiwa
suara raungan dalam hati
terlalu banyak beban yang kurasa
terlalu timpang tindih kuungkiri

Celoteh dari belakang
Merasuk ke telinga
Hingga Menusuk ke dalam hati

namun mimpi yang dibangun
akan terus selalu dipegang

dengan tekad dalam dada
Meski kaki kadang suka tergentar
Meski tangan sering gemetar

Tapi ku kuatkan jiwa
kuatkan rasa
smangat yang tak pernah terputus
tekad yang tak pernah pudar

hingga akhirnya teraih,
angan pikiran belaka
kini menjadi nyata

Racun didalam jiwa
Kini menjadi penyegar didalam dada

Dan kini ku hanya bisa tertawa,
tentang pahitnya kejadian
tentang manisnya kemenangan...


Di Pinggir Jalan

Suara bising slalu terdengar
Lalu lalang kendaraan tak pernah usai
Hiruk pikuk keramaian slalu terjadi

Disanalah ku terdiam
Bencana, Celaka, Pesta slalu terjadi..
Tempat Umum, Perdagangan selalu ada...

Disinilah ku berhinggap
Hidup diantara kucing dan tikus
Bersarang dengan kupu-kupu dan beruang madu
Bertemu dengan ahli agama dan orang derma

Disinilah Aku,
Di tempat tinggalku

Dikala pergi diriku..
akan slalu ada 2 jalan..
Arah Kanan atau Kiri
Itu semua tergantung diriku..

Kuat atau tidaknya mental
tegak atau tidaknya kaki
Itu semua tergantung diriku..

Di kala berjalan,
Pasti kan ada Penghalang
Entah itu Jalan berlubang..
Tanjakan..
Ataupun bebatuan..

Melangkah, Berhenti
Ataupun mundur..
Itu semua tergantung Tekadku...

Di Pinggir Jalan ini
Ku temukan ratusan peristiwa
Dan Ratusan Orang didalamnya
Tinggal tergantung hati & jiwa
Terombang-ambing
Atau berpegang teguh