Kamis, 13 November 2014

Ayah

Kau selalu pulang dengan senyuman
Tak lupa membawa nasi bungkus
Untuk kita makan bersama

Letih yang kau panggul
Lelah yang kau derita
Keringat yang tergenang
Takkan pernah kau jadikan beban

Begitu banyak waktumu yang tersita
Namun, kau masih sempatkan waktu untuk kami

Kau yang selalu menceritakan kisah pada kami
Yang selalu mengajarkan kami
Dan selalu berbagi tawa dengan kami

Paras wajahmu di kala tidur,
Menggambarkan betapa letihnya dirimu
Andaikan tubuhmu dapat bicara,
Mungkin akan bercerita,
Mengenai beratnya perjuangan dirimu

Terimakasih Ayah...
Karena dirimu lebih dari sekedar menafkahi kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar